DINAS PARIWISATAKABUPATEN MINAHASA SELATAN

DINAS PARIWISATAKABUPATEN MINAHASA SELATAN

Menu

Information & News (Informasi & Berita)

Kadis Pariwisata Minsel menghadiri Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

INFO KEGIATAN 

📍 Kantor Bupati Minahasa Selatan 

📅 Selasa, 20 Januari 2026

📄 Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Selatan menghadiri kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Minahasa Selatan Tahun Anggaran 2027, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Minahasa Selatan, Bapak Franky Donny Wongkar, S.H.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan Forum Konsultasi Publik Rencana Awal RKPD Kabupaten Minahasa Selatan Tahun Anggaran 2027 sebagai tahapan awal perencanaan pembangunan daerah, sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017. Forum ini bertujuan untuk menjaring masukan dan saran dari para pemangku kepentingan terhadap Rencana Awal RKPD sebelum disempurnakan menjadi Rancangan RKPD Tahun Anggaran 2027.

Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 disusun oleh Bappelitbangda Kabupaten Minahasa Selatan dengan mengacu pada RPJMD Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2025–2030. Tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD dengan fokus kebijakan pada penguatan sumber daya manusia, peningkatan pelayanan publik, serta peningkatan perekonomian masyarakat yang berkelanjutan.

Forum Konsultasi Publik ini menjadi wadah strategis untuk memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel, serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi. Diharapkan masukan yang dihasilkan dapat menyempurnakan Rencana Awal RKPD Tahun 2027 guna mewujudkan pembangunan di Kabupaten Minahasa Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Bapak Andries Justus Rumondor, S.T., dan Ibu Esther Kalangi, S.T., Sekretaris Daerah, Ibu Glady Kawatu, S.H., M.Si., para Asisten Sekda, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Camat, serta segenap jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan; Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Ibu Patricia Languju, S.T., M.Si., yang mewakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara secara daring; Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Selatan, Ibu Irena Listianawati, S.ST., S.E., M.Si.; Kepala Cabang Bank SulutGo Amurang, Ibu Mefie Runtulalo, bersama para pimpinan instansi dan lembaga vertikal serta pimpinan perusahaan dan perbankan di Kabupaten Minahasa Selatan; Bapak Haji Ismail Muddin, selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Minahasa Selatan sekaligus Ketua Nahdlatul Ulama Kabupaten Minahasa Selatan; serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Penuh Sukacita dan Berkat: Modoinding Potato Festival 2025 Kembali Menggema

Sabtu, 11 Oktober 2025

Warga dan pengunjung tumpah ruah di Lapangan Maesa, Desa Mokobang, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Sabtu, 11 Oktober 2025, untuk merayakan puncak acara Modoinding Potato Festival (MPF) 2025.

Festival tahunan ini, yang telah menjadi ikon agrowisata Sulawesi Utara, kembali digelar dengan semarak. Mengusung tema besar “Modoinding Membagi Berkat”, MPF 2025 bukan hanya sekadar pesta panen, tetapi juga wujud syukur masyarakat petani di "Tanah Dingin" Modoinding atas melimpahnya hasil bumi.

Parade Kendaraan Hias: Pesta Warna Hortikultura

Jantung kemeriahan MPF 2025 adalah parade kendaraan hias yang spektakuler. Sebanyak puluhan kendaraan, mulai dari mobil hingga truk, dihias total menggunakan aneka ragam produk hortikultura unggulan Modoinding. Kentang, kol, wortel, tomat, dan bawang disusun sedemikian rupa membentuk miniatur gereja, monumen, hingga patung-patung raksasa yang kreatif.

Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang rute pawai. Para petani dan jemaat gereja, sebagai penggagas utama kegiatan ini, menampilkan hasil kerja keras mereka dengan bangga. Pawai ini sukses menyita perhatian publik dan memperkuat julukan Modoinding sebagai "Dapur Hortikultura Indonesia Timur".

Simbol Syukur dan Ekonomi Hijau

Acara puncak diawali dengan ibadah syukur yang khidmat, mencerminkan akar kegiatan ini yang bermula dari inisiatif para tokoh agama dan jemaat. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara, Ibu Selvie Paat, S.P, M.Si, Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Modoinding.

"Modoinding Potato Festival bukan sekadar pesta panen, tetapi simbol syukur, kerja keras, dan potensi besar sektor hortikultura Sulawesi Utara. Kami berharap festival ini menjadi momentum peningkatan ekonomi rakyat serta ajang promosi produk lokal unggulan daerah," ujar 1Paat.

Senada dengan itu, Penggagas Modoinding Potato Festival, Pdt. Wailan Posumah, M.Th, menegaskan kembali makna filosofis festival. "MPF mau menunjukkan kepada dunia bahwa berkat Tuhan melimpah ketika masyarakat mau bersatu bergandengan tangan untuk berbagi dengan ucapan syukur," ungkapnya.

Modoinding Membagi Berkat

Sesuai dengan tema besarnya, penutup festival menjadi momen yang paling ditunggu, yaitu tradisi "Modoinding Membagi Berkat". Setelah parade berakhir, seluruh hasil bumi dan sayuran yang menghiasi kendaraan dibagikan secara gratis kepada para pengunjung.

Masyarakat dari luar Kecamatan Modoinding berebut mendapatkan kentang, kol, dan sayuran segar lainnya, membawa pulang tidak hanya oleh-oleh, tetapi juga pengalaman akan kedermawanan dan kemakmuran Modoinding.

MPF 2025 yang terlaksana dengan aman, tertib, dan meriah berkat kerja sama seluruh panitia, jemaat, tokoh masyarakat, dan dukungan pengamanan dari Polres Minsel dan instansi terkait, menjadi bukti nyata akan vitalnya peran sektor pertanian di Minahasa Selatan. Festival ini diharapkan terus berkembang dan dapat masuk dalam Kalender Pariwisata Nasional dan Internasional di tahun-tahun mendatang.

Hari Batik

2 Oktober 2025

Hari Batik Nasional 2025 diperingati pada tanggal Kamis, 2 Oktober 2025.

Tanggal ini ditetapkan berdasarkan pengakuan UNESCO terhadap batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda Kemanusiaan pada 2 Oktober 2009.

Untuk tahun 2025, tema Hari Batik Nasional yang diangkat oleh Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Museum Tekstil adalah:

Tema Utama: "Batik Merawit"

Ikon: Batik Tulis Merawit Cirebon

"Merawit" mengacu pada pola batik yang halus dan dihiasi ornamen detail berupa goresan tipis pada latar berwarna terang.


Hari Pariwisata se-Dunia 2025

27 September 2025

Hari Pariwisata Sedunia (World Tourism Day) adalah hari peringatan global yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 27 September.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat internasional akan pentingnya pariwisata dan nilai-nilai sosial, budaya, politik, dan ekonominya di seluruh dunia.

Beberapa poin penting tentang Hari Pariwisata Sedunia:

Tanggal Peringatan: 27 September setiap tahun.

Sejarah: Peringatan ini diresmikan oleh Organisasi Pariwisata Dunia (United Nations World Tourism Organization/UNWTO) dan pertama kali dirayakan pada tahun 1980.

Alasan Tanggal: Tanggal 27 September dipilih karena bertepatan dengan hari di mana Anggaran Dasar UNWTO (UNWTO Statutes) diadopsi pada tahun 1970, yang dianggap sebagai tonggak penting bagi pariwisata dunia.

Tujuan Utama: Menyoroti potensi pariwisata sebagai agen perubahan positif, yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memajukan pembangunan berkelanjutan, pelestarian budaya dan warisan, serta memupuk perdamaian dan saling pengertian antarbudaya.

Setiap tahun, UNWTO menetapkan tema tertentu untuk Hari Pariwisata Sedunia, guna memfokuskan perhatian pada aspek-aspek spesifik dari pariwisata global.


Tema Hari Pariwisata Sedunia (World Tourism Day) tahun 2025 adalah "Pariwisata dan Transformasi Berkelanjutan" (Tourism and Sustainable Transformation).

Makna inti dari tema ini adalah seruan global untuk menjadikan pariwisata sebagai kekuatan utama untuk perubahan positif, bukan hanya sekadar mesin pertumbuhan ekonomi.

Berikut adalah makna mendalam dari tema tersebut:

Transformasi sebagai Agen Perubahan Positif: Pariwisata harus melampaui fokus pada pendapatan semata. Ia memiliki potensi untuk menjadi katalis bagi kemajuan sosial, pendidikan, penciptaan lapangan kerja, dan peluang baru bagi semua.

Pembangunan yang Adil dan Inklusif: Tema ini menekankan perlunya pembangunan pariwisata yang adil dan merata, memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat lokal, pemuda, dan kelompok yang terpinggirkan.

Prioritas Keberlanjutan (Sustainability): Ini adalah inti dari transformasi. Pariwisata harus beroperasi dengan mempertimbangkan tiga pilar keberlanjutan:

Planet: Melindungi lingkungan, mengurangi emisi, melestarikan keanekaragaman hayati, dan berinvestasi pada infrastruktur ramah lingkungan.

Manusia (People): Melestarikan warisan budaya, tradisi, dan mendukung ketahanan masyarakat setempat.

Kemakmuran (Prosperity): Menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan inklusif, terutama melalui inovasi dan dukungan terhadap usaha kecil dan menengah (UMKM).

Seruan untuk Bertindak: Tema ini adalah pengingat bagi pemerintah, pelaku industri, dan wisatawan untuk mengambil tindakan nyata. Bagi wisatawan, ini berarti perjalanan yang lebih bertanggung jawab (memilih akomodasi ramah lingkungan, mengurangi sampah, dan menghormati adat istiadat setempat).

Secara keseluruhan, "Pariwisata dan Transformasi Berkelanjutan" pada tahun 2025 berarti menegaskan kembali bahwa masa depan pariwisata harus berketahanan, inklusif, dan mengutamakan kelestarian lingkungan serta keadilan sosial di setiap proses pengambilan keputusan dan pembangunan.


Talkshow Torang Bacirita Konservasi Monyet Yaki

Talk Show Konservasi Monyet Yaki

Talk Show Konservasi Monyet Yaki

Rabu, 24 September 2025

Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Selatan Bpk. Evert Frederik Kawalo, SE menghadiri Kegiatan Talk Show Torang Bacarita Konservasi Monyet Yaki di Minahasa Selatan.

Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Pariwisata menyampaikan akan mendukung program Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan Yayasan Selamatkan Yaki dalam upaya perlindungan satwa endemik Sulawesi Utara secara berkelanjutan dan akan melakukan tindakan melalui sosialisasi melalui platform digital serta sosialisasi langsung di desa wisata bersama pelaku pariwisata untuk menjaga, melindungi dan melestarikan alam dan satwa.

Kegiatan ini disponsori oleh Yayasan Selamatkan Yaki dan dibuka secara resmi oleh Bupati Minahasa Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Minahasa Selatan Ibu Glady N. L. Kawatu, SH., M.Si didampingi Perwakilan BKSDA Sulut Bpk Hendriks Rumengan, Dr. Susan Wiper selaku Primatology England, Staff Khusus Gubernur Sulut sekaligus Duta Selamatkan Yaki Bpk. Maximilian Lomban bersama Ibu Couny Lomban Rawung, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Kepala Pasar, LSM, Duta Selamatkan Yaki, TVRI dan para undangan lainnya .

Utusan Minahasa Selatan Raih 5 Besar Pemilihan Nyong & Noni Sulut 2025

Friandi Kalalo utusan Minsel untuk Nyong Sulut 2025

Friandi Kalalo utusan Minsel untuk Nyong Sulut 2025

Kamis, 18 September 2025

Pada ajang Pemilihan Nyong dan Noni Sulawesi Utara Tahun 2025, yang dilaksanakan tanggal 8 - 18 September 2025 di Kota Manado, utusan Kabupaten Minahasa Selatan Friandi Kalalo yang merupakan Toar Intelenjesia 2019, berhasil mendapatkan Predikat Harapan II Nyong Sulut 2025.

#TimKerja : Bidang Pemasaran Pariwisata

Minahasa Selatan Tampil di Pameran Apkasi Otonomi Expo 2025

Stand Pemkab Minsel di Pameran Apkasi Otonomi Expo 2025

Stand Pemkab Minsel di Pameran Apkasi Otonomi Expo 2025

Kamis, 28 Agustus 2025

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan turut berpartisipasi pada Pameran Apkasi Otonomi Expo 2025 yang diselenggarakan di ICE BSD Tanggerang Banten. 

Pameran ini diselenggarakan pada 28 - 30 Agustus 2025, yang diikuti oleh sekitar 200 Kabupaten se-Indonesia.

Minahasa Selatan menampilkan produk unggulan berupa hasil perikanan, pertanian, perkebunan yang sudah diolah menjadi produk siap dipasarkan. Selain itu juga ditampilkan berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan.

Sebagai penanggung jawab kegiatan ini adalah Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Selatan. Tentunya Evert F. Kawalo, SE selaku Kepala Dinas mengucapkan terima kasih kepada Bupati Minahasa Selatan Bpk. Franky Donny Wongkar, SH dan Wakil Bupati Minahasa Selatan Bpk. Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, SIP, atas kepercayaan dan dukungannya untuk terlaksananya kegiatan ini.

#TimKerja : Bidang Pemasaran Pariwisata 

Minahasa Selatan Tampil di TIFF 2025

Float MInsel

Float MInsel

Sabtu, 9 Agustus 2025

Float Minahasa Selatan Tournament of Flowers Tomohon International Flower Festival Kabupaten Minahasa Selatan Dibawah kepemimpinan Bpk.Franky Donny Wongkar, SH & Bpk.Brigjen TNI Purn Theodorus Kawatu, SIP selaku Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan menampilkan potensi daerah

  • Perahu Pajeko melambangkan kekayaan perairan laut di Minahasa Selatan
  • Holtikultura menggambarkan kesuburan tanah di Minahasa Selatan yang merupakan dapur Indonesia Timur
  • Destinasi Wisata Sasayaban merupakan tujuan wisata unggulan di Minahasa Selatan yang berkelanjutan
  • Dodol Amurang merupakan daya tarik kuliner fenomenal yang mewakili berbagai produk ekonomi kreatif di Minahasa Selatan
  • Mawolay merupakan kekayaan budaya asli dari Minahasa Selatan 6. Warna warni Bunga merupakan lambang harmoni masyarakat Minahasa Selatan dengan berbagai keberagaman namun memiliki kesatuan mengedepankan semangat mapalus dan jati diri daerah "Cita Waya Esa"


#TimKerja : Bidang Pemasaran Pariwisata

#DutaWisata    : Reinaldy Datau & Michele Lintjewas

Kunjungan Kadispar Sulut di Wisata Bukit Sasayaban dan Desa Wisata Wiau Lapi

Kadispar Sulut & Kadispar Minsel bersama Jajaran

Kadispar Sulut & Kadispar Minsel bersama Jajaran

Selasa, 2 September 2025

Kunjungan Ibu dr Devi Kartika Tanos, MARS selaku Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara di Kabupaten Minahasa Selatan.

Dalam kesempatan ini juga Kadis Pariwisata Sulut bersama jajaran mengunjungi destinasi wisata Bukit Sasayaban Amurang dan Desa Wisata Wiau Lapi, didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Selatan Bpk. Evert F. Kawalo, SE, Kabid Destinasi Wisata Ibu Joice, Sumarab bersama jajaran, Pemerintah Kecamatan Tareran dan Pemerintah Desa Wiau Lapi

#TimKerja : Bidang Destinasi Wisata

Dinas Pariwisata Minsel Mengikuti Lomba Line Dance

Kadis bersama Tim Line Dance

Kadis bersama Tim Line Dance

Selasa, 19 Agustus 2025

Tim Line Dance Dinas Pariwisata Minahasa Selatan mengikuti lomba dalam rangka HUT RI ke-80

X
Situs ini menggunakan cookie agar penjelajahan di sini menjadi lebih baik.
Kamu dapat menerima semuanya, atau memilih jenis cookie yang dengan senang hati kamu izinkan.
Pengaturan Privasi
Pilih cookie mana yang ingin kamu izinkan saat menjelajahi situs web ini. Harap dicatat bahwa beberapa cookie tidak dapat dimatikan, karena tanpa cookie, situs web tidak akan berfungsi.
Penting
Untuk mencegah spam situs ini menggunakan Google Recaptcha dalam formulir kontaknya.

Situs ini juga dapat menggunakan cookie untuk e-niaga dan sistem pembayaran yang penting agar situs web berfungsi dengan baik.
Layanan Google
Situs ini menggunakan cookie dari Google untuk mengakses data seperti halaman yang Anda kunjungi dan alamat IP Anda. Layanan Google di situs web ini dapat mencakup:

- Google Maps
- Font Google
Berbasis Data
Situs ini mungkin menggunakan cookie untuk mencatat perilaku pengunjung, memantau konversi iklan, dan membuat audiens, termasuk dari:

- Google Analitik
- Pelacakan konversi Google Ads
- Facebook (Meta Piksel)